Lintas-Publik.com, Gorut — Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ichsan Gorontalo Utara (UIGU), Sahril Koly, mengirimkan doa khusus kepada almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (Ojol) yang wafat saat demo di Jakarta.
Hal disampaikan Sahril Koly saat menyampaikan sambutan pada malam puncak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, di Halaman Kampus Ichsan Gorut, Sabtu (30/8) malam.
“Doa terbaik kita panjatkan untuk almarhum saudara kita, Affan Kurniawan, yang telah menjadi korban demo di Jakarta. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT dan semangatnya menjadi api perjuangan kita semua,” ujar Sahril.
Selain itu, Sahril juga menanggapi isu nasional yang kini menjadi sorotan publik.
Ia menilai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah tidak lagi berpihak kepada rakyat. Kebijakan yang diberlakukan justru dinilai semakin membebani masyarakat dan memicu gelombang demonstrasi besar-besaran di berbagai daerah.
“DPR hari ini sudah kehilangan arah. Kebijakan yang mereka keluarkan bukan untuk kepentingan rakyat, tetapi justru menindas rakyat. Inilah yang membuat suara-suara perlawanan terus menggema di seluruh negeri,” tegasnya.
Dalam pidatonya, Sahril menyerukan ajakan kepada seluruh mahasiswa dan elemen masyarakat untuk turun ke jalan bersama-sama, menyuarakan aspirasi rakyat dan melawan kebijakan yang merugikan masyarakat.
“Untuk mahasiswa angkatan 2025, jangan sampai kalian berstatus mahasiswa tapi tidak peka terhadap keadaan sekitar. Mahasiswa adalah agen perubahan. Saya mengajak seluruh teman-teman mahasiswa untuk ikut turun ke medan perjuangan, menyuarakan penderitaan rakyat yang diakibatkan oleh DPR yang sudah tidak lagi memikirkan rakyatnya sendiri,” pungkas Sahril.
Seruan tersebut disambut hangat oleh peserta malam puncak kemerdekaan, yang kemudian menggelorakan semangat perjuangan mahasiswa sebagai garda terdepan dalam mengawal demokrasi dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.












