Budaya  

Gorut Cetak Sejarah! Bupati Thariq & Ma Nur Resmikan Sekolah Lansia “BERKAH” Pertama di Titidu

LINTAS-PUBLIK.COM, Gorontalo Utara – Sejarah baru tercipta di Kabupaten Gorontalo Utara. Kamis (14/8/2025), Desa Titidu, Kecamatan Kwandang, menjadi saksi lahirnya Sekolah Lansia “BERKAH” (Berkarya Akhir Hayat), sebuah program inovatif yang mengangkat harkat dan martabat warga lanjut usia agar tetap sehat, aktif, dan produktif di usia senja.

Peresmian ini dihadiri langsung oleh Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu dan Wakil Bupati Nurjana Hasan Yusuf—akrab disapa Ma Nur—bersama jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan puluhan lansia yang hadir dengan raut bahagia.

Dalam sambutannya, Bupati Thariq menegaskan bahwa Sekolah Lansia bukan sekadar tempat belajar, tetapi ruang untuk menumbuhkan kembali semangat hidup, menjaga kesehatan, dan mempererat tali silaturahmi antar warga senior.

> “Lansia adalah guru kehidupan. Pengalaman mereka adalah cahaya yang menuntun generasi. Di sekolah ini, mereka akan mengasah pengetahuan, menjaga kesehatan, dan terus menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Thariq penuh penghargaan.

Wakil Bupati Ma Nur menambahkan bahwa hadirnya Sekolah Lansia “BERKAH” selaras dengan program unggulan Gerakan Keluarga Surga Kasih Sayang, yang menjadi bagian dari 100 hari kerja kepemimpinan mereka.

> “Pendidikan tidak mengenal batas usia. Kami ingin setiap lansia di Gorontalo Utara tetap merasa dibutuhkan, dihargai, dan bahagia. Sekolah ini adalah rumah baru untuk berbagi ilmu dan kebahagiaan,” ungkap Ma Nur.

Kebahagiaan pun terpancar dari wajah para lansia yang mengikuti acara. Mereka merasa dihargai, didengarkan, dan diberi kesempatan untuk terus berkarya. Salah satu panitia,Dra Maryam Adam, mengungkapkan rasa terima kasih mewakili peserta.

> “Sekolah lansia ini sangat bermanfaat. Pertama, otak kami tetap bekerja dengan maksimal sehingga penyakit pikun bisa dicegah. Kedua, kami bisa berkumpul, saling menyemangati, dan menambah ilmu baru. Inilah bukti nyata bahwa pemerintah sangat peduli pada kami,” ujarnya penuh haru.

Program ini digagas oleh Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) Desa Titidu dengan dukungan BKKBN. Kegiatannya meliputi edukasi kesehatan, pelatihan keterampilan, pembinaan rohani, serta aktivitas fisik yang menyehatkan. Tujuannya jelas: membentuk lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan berkarya hingga akhir hayat.

Momen peresmian kian istimewa karena bertepatan dengan HUT RI ke-80, menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak mengenal usia. Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Thariq juga menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara simbolis kepada warga Desa Titidu.

Sekolah Lansia “BERKAH” bukan hanya sekadar program, tetapi hadiah manis dari pemerintah untuk para orang tua yang telah berjasa besar bagi daerah ini. Dari Titidu, semangat itu akan menyebar ke seluruh Gorontalo Utara, meneguhkan pesan sederhana namun mendalam: usia boleh senja, tapi semangat berkarya tak pernah padam. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *