Lintas-Publik.com, Gorontalo — Langkahnya yang tenang dan sikap kalemnya menarik perhatian. Tak banyak bicara, politisi muda Partai NasDem, Dheninda, hanya memberi sedikit keterangan sebelum memasuki ruang pelayanan di Polda Gorontalo, Jumat (17/10).
“Saya hanya ingin semuanya jelas. Saya memilih cara yang baik dan sesuai aturan,” ujar Dheninda singkat.
Kehadiran Dheninda di Polda Gorontalo diduga berkaitan dengan peristiwa yang sempat membuat namanya ramai diperbincangkan di berbagai platform media. Namun hingga kini, ia belum menjelaskan secara rinci laporan apa yang dibuatnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, meminta publik agar tidak terjebak pada penilaian emosional.
“Jangan politisasi gestur Dheninda. Itu manusiawi. Yang lebih penting, jangan sampai persoalan ini mengaburkan isu utama yang sedang ia suarakan dugaan praktik calo dalam rekrutmen P3K,” tegas Ridwan.
Ia juga menilai Dheninda sebagai sosok muda yang berani dan memiliki kepedulian kuat terhadap isu publik.
“Dini ini anak muda yang berani bicara soal integritas. Tidak semua politisi mau melangkah sejauh itu,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Badan Hukum (BAHU) Partai NasDem Gorontalo, Mashuri, yang turut hadir mendampingi di Polda Gorontalo, menyebut langkah Dheninda sebagai bentuk kedewasaan dalam menghadapi tekanan publik.
“Ia memilih jalur hukum, bukan perdebatan. Tanpa banyak retorika, tanpa pembelaan panjang, hanya langkah pasti dan sikap tenang,” ujar Mashuri.
Langkah Dheninda di Polda Gorontalo menjadi perhatian publik, sekaligus menunjukkan cara elegan dalam menyikapi isu sensitif yang tengah berkembang di daerah.












