Bonbol, Lintas-Publik.com — Kolaborasi antara Karang Taruna Mo’otindaho Desa Tingkohubu dan mahasiswa KKP Universitas Gorontalo mendapat apresiasi dari berbagai pihak setelah sukses menggelar agenda kepemudaan di bidang olahraga melalui turnamen sepak takraw di Kecamatan Suwawa, Bone Bolango, Rabu (20/5).
Ketua Karang Taruna Mo’otindaho Desa Tingkohubu, Yudi Lasulika, menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKP Universitas Gorontalo yang telah bekerja sama dalam menghadirkan program kepemudaan yang dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat desa.
Menurut Yudi, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pemuda dapat bersatu untuk membangun solidaritas serta menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi kemajuan desa.
“Terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa KKP UG yang telah berkolaborasi bersama kami untuk mewujudkan solidaritas dan program-program kepemudaan yang sangat bermanfaat bagi desa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi meski masa kebersamaan bersama mahasiswa KKP akan berakhir.
“Di balik pertemuan pasti ada perpisahan. Saya berharap setelah perpisahan kita tetap menjaga tali silaturahmi karena kita semua pernah berada di rumah yang sama, yaitu Desa Tingkohubu,” katanya.
Yudi turut mengajak para pemuda desa untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang dapat mendorong kemajuan daerah serta berharap pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap program-program kepemudaan.
Sementara itu, perwakilan Karang Taruna Kabupaten Bone Bolango melalui Kepala Bidang Pengembangan Desa dan Daerah Tertinggal, Heriyanto Harmain, memberikan apresiasi kepada Karang Taruna Desa Tingkohubu dan mahasiswa KKP Universitas Gorontalo atas suksesnya pelaksanaan turnamen sepak takraw tersebut.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan kepemudaan masih mendapat dukungan luas dari warga.
Ia berharap agenda serupa dapat terus dilanjutkan, tidak hanya di bidang olahraga tetapi juga kegiatan akademik yang mampu meningkatkan literasi masyarakat.
“Khususnya kegiatan yang bersifat akademik yang dapat membangun literasi masyarakat dalam meningkatkan minat baca, karena hingga saat ini minat baca terhadap literasi masih sangat minim,” ungkapnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua DPK KNPI Kecamatan Suwawa, Ramadhan Wantogia. Ia menilai Karang Taruna Mo’otindaho telah menunjukkan peran nyata pemuda sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain, khususnya di Kecamatan Suwawa. Pemuda harus menjadi poros kemajuan bangsa dengan bertindak sebagai agen perubahan,” tegasnya. (Rol)













